4.17.2012

GUNJINGAN SEPANJANG TAWANG

siapa yang terlebih dahulu lelah menyelesaikan
waktu yang berdiam-diam cemas pada arus-arus
kubang air; kau atau aku? waktu tak selamanya
hijau adanya seperti daun-daun angsana muda,
tak selamanya menjadi genang seperti penghujan
menautkan siapa air siapa udara. siapa.
lalu siapa yang terlebih dahulu paham bahwasanya
langit ini tak bersobek sekertas buku-buku di perpustakaan
pada dada kita; pada lelah ini yang semenjana kita taruh:

selisih mana yang terjauh menembus cahaya,
cahaya telanjang lampu-lampu tua atau pucat bulan
yang menjadikan mimpi kita bersaur-suar kelelawar
ditimpali warna kelam tebal pun bebal. katamu,
perkiraan kita kian renggang. perkiraan kita itu
adalah pertanyaan-pertanyaan, jadi semacam
selisih perasaan seorang psk dengan gaya seks
seorang pns

di udara, kata-kata brengsek kita sampirkan
sebagai suara peristiwa-peristiwa gaduh
seperti kesabaran seorang pemancing yang menunggu
air polder beriak-riak. di udara, kita lepas siapa atau mana
yang tabu terhadap bau kotoran kepala sepasang kekasih
di tepian polder. kita lepas bau penasaran kita tentang
sandiwara, sejarah perasaan, kata-kata. kita berharap
mereka mengendap bersama jawaban yang tak lekas mencair
di langit hijau beludru



2012

1 komentar:

silakan rawat benih ini