9.27.2015

PEREMPUAN KANAAN YANG PERCAYA

: kamala

ia mencintai seluruh ketelanjangannya;
wajah yang diciptakan karena hasrat,
polesan make up di pipi, di bibir, di alis,
di dahi, di rambut, di jari-jari, di dada,
di pergelangan tangan, di tato-tatonya
merah pada mulutnya, cokelat pada kulitnya
ia paham, apa yang lelaki butuhkan.
lalu hanya seorang datang, menjadikannya
bunga; jenis yang seperti pernah diberikan
kepada buddha di kedalaman hutan itu.

ia mencintai seluruh ketelanjangannya;
seperti menanggalkan semua pakaian
kepada lelaki samana, yang hanya
membawa sebait puisi dalam sebuah
latihan bercinta. dengan suara-suara
yang bercahaya ia masuk ke serpihan
mata lelaki itu. ia membenamkan
jantungnya ke dasar bahasa
yang ia pun masih meraba
cinta tercipta atas apa

ia mencintai seluruh pertemuannya;
sekalipun pertemuan adalah perpisahan itu
sendiri. mengekalkan dalam api ingatannya
menaburkan sedikit demam pada perjalanan
di sekian waktu. menorehkan warna-warna gigil
di telapak kaki kepedihan seorang musafir.

ia mencintai seluruh pertemuannya;
bayang-bayang yang kemudian terbang
di kepak burung-burung sungai, jatuh ke
dahan-dahan, kembali ke tanah,
dicicipi seorang pengkotbah sebelum
ruhnya benar-benar pergi dibawa angin.
ia, telah melihat dan percaya bahwasanya
kedamaian tak jauh dari rasa sakit


2015

0 pembaca kata berbicara:

Posting Komentar

silakan rawat benih ini