2.07.2016

PERUMPAMAAN TENTANG QUIXOTE DAN CERVANTES*





Penat dari tanah Spanyol-nya, seorang prajurit tua (empunya seorang raja) mencari pelipuran di suatu wilayah Ariosto yang luas, tersebab di lembah rembulan tempat waktu disingkirkan oleh muatan mimpi-mimpi dan emas pujaan Mohammed yang dicuri oleh Montalbán.

Dalam bulian ringan atas dirinya sendiri, ia membayangkan seorang pria yang gampang percaya, yang gelisah dengan pembacaannya atas suatu kemegahan. Ia memutuskan untuk mencari tantangan dan gairah di tempat-tempat menjemukan yang disebut dengan El Toboso atau Montiel.

Terbunuh akibat kenyataan, oleh Spanyol, Don Quixote meninggal di desa asalnya pada tahun 1614. Ia bisa bertahan tersebab Miguel de Cervantes, namun dalam waktu yang teramat singkat.

Bagi mereka berdua, si pemimpi maupun yang dimimpikan, sepanjang pola dari perjalanan tersebut terdiri dari pertentangan dua dunia: dunia fiksi dari buku  dan dunia nyata sehari-hari selama abad ketujuhbelas.
 
Mereka tidak menduga bahwa selama bertahun-tahun akhirnya akan diam-diam menjauhkan pertentangan tersebut. Mereka tidak menduga bahwa La Mancha dan Montiel serta ksatria berpenampilan kurus akan demikian, demi warisan anak-cucu, ini tidak jauh puitis dari episode-episode Sinbad atau sisi geografis Ariosto yang luas.

Pada awalnya sastra adalah mitos, dan juga pada akhirnya.
 




*Tulisan pendek Jorge Luis Borges ini diterjemahkan ke dalam bahasa inggris oleh J.E.I (dalam buku "Labyrinths, Selected Stories & Other Writings, 1964) lalu ke dalam bahasa indonesia oleh Ganjar Sudibyo, 2016.
**Sumber gambar:  http://static.donquijote.org/images/blogs/dq-reg/don-quijote-de-la-mancha.jpg


0 pembaca kata berbicara:

Posting Komentar

silakan rawat benih ini