6.07.2016

MENCATAT GADIS





ia pasti bisa menyimpan paras
dengan warna cerah, atau setidaknya
merah marun kesukaannya;
paras-paras dengan lanskap seperti
tanah pagi setelah semalam hujan deras

tapi ia hanya berlalu seperti angin
di pinggir jalan di pusat kota; lantaran
isi dalam tubuhku yang sedang 
didera kemarau, tembok pucat, 
pagar tanpa gembok,
dan lagu-lagu kucing jantan 
berebut betina

kubahasakan ia dengan kata
yang dituturkan oleh pria
dalam batin:
seorang gadis yang parasnya
meninggalkan denyut
dengan perasaan
yang tak bersuara
penuh pasir isap
dan ruang gelap


2016

0 pembaca kata berbicara:

Posting Komentar

silakan rawat benih ini